Transformasi paradigma pendidikan tinggi di Indonesia, yang secara formal dikukuhkan melalui Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), telah mengubah secara mendasar ekspektasi terhadap karya ilmiah pada jenjang magister dan doktor. Dalam struktur penulisan tesis dan disertasi di berbagai universitas terkemuka seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Institut Teknologi Bandung (ITB), terdapat penekanan yang semakin tajam terhadap pembedaan antara penelitian terdahulu yang relevan, State of the Art (SoTA), dan kebaharuan atau novelty. Pemahaman yang nuansal terhadap ketiga elemen ini bukan sekadar urusan administratif formal, melainkan merupakan fondasi epistemologis untuk memastikan bahwa riset yang dilakukan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) serta menghindari praktik plagiarisme yang merusak integritas akademik.

Konstruksi Epistemologis State of the Art dan Kebaharuan Penelitian

Ilmu pengetahuan tidak bersifat statis, melainkan revolusioner, bergerak dari satu paradigma ke paradigma yang lain melalui proses akumulasi dan diskontinuitas. Dalam konteks ini, State of the Art (SoTA) muncul sebagai instrumen untuk memetakan pencapaian tertinggi dan paling mutakhir dalam suatu bidang ilmu hingga “hari ini”. SoTA bukan sekadar daftar pustaka yang disusun secara kronologis, melainkan sebuah analisis kritis terhadap perkembangan terkini yang dihasilkan oleh komunitas peneliti global untuk mengidentifikasi adanya kesenjangan atau gap penelitian. Melalui identifikasi gap ini, seorang peneliti dapat memposisikan kontribusi orisinalnya di antara penelitian-penelitian yang sudah ada sebelumnya.

Kebaharuan penelitian atau novelty merupakan elemen baru yang disumbangkan oleh peneliti kepada khazanah ilmu pengetahuan, yang muncul sebagai solusi atas gap yang ditemukan dalam proses penyusunan SoTA. Novelty dapat berupa metodologi baru, pengamatan baru yang mengarah pada penemuan, atau modifikasi teori yang ada untuk menyelesaikan masalah yang belum terpecahkan. Di Indonesia, tuntutan terhadap novelty menjadi sangat krusial, terutama pada jenjang disertasi doktor (KKNI Level 9), di mana lulusannya diwajibkan mampu menghasilkan karya inovatif yang mendapatkan pengakuan nasional maupun internasional.

Konsep Utama Fokus Operasional Tujuan Strategis Instrumen Pendukung
Penelitian Relevan

Meninjau studi-studi terdahulu yang memiliki keterkaitan topik dan metode.

Membangun landasan teori dan memperkaya pembahasan penelitian.

Matriks Penelitian Terdahulu.

State of the Art (SoTA)

Identifikasi pencapaian mutakhir dan kesenjangan (gap) ilmu pengetahuan.

Justifikasi akademik dan penentuan posisi inovatif penelitian.

Bibliometrik (VosViewer), Publish or Perish.

Kebaharuan (Novelty)

Temuan orisinal yang berbeda dari penelitian-penelitian sebelumnya.

Kontribusi nyata bagi pengembangan IPTEK dan pemecahan masalah.

Publikasi Jurnal Internasional Bereputasi.

Perbedaan Fungsional antara Penelitian Relevan dan State of the Art

Meskipun sering kali tumpang tindih dalam penulisan bab tinjauan pustaka, penelitian relevan dan SoTA memiliki orientasi fungsional yang berbeda. Penelitian relevan berfungsi sebagai basis data historis yang memberikan konteks bagi pembaca mengenai evolusi suatu topik. Di sisi lain, SoTA adalah proses evaluatif yang menyaring penelitian-penelitian relevan tersebut untuk mencari titik batas pengetahuan saat ini. Tanpa SoTA yang komprehensif, sebuah penelitian berisiko menjadi sekadar pengulangan (duplikasi) atau redundansi dari apa yang sudah dilakukan orang lain, yang secara substansi tidak memiliki nilai tambah ilmiah.

Kesenjangan teoritik (theoretical gap) adalah jeda yang terjadi antara teori terbaru yang dipaparkan dalam SoTA dengan fenomena empiris yang terjadi di lapangan. Masalah penelitian yang kuat sering kali muncul justru ketika peneliti melihat adanya ketidaksesuaian ini. Oleh karena itu, tinjauan pustaka dalam tesis dan disertasi modern di Indonesia tidak lagi hanya berisi kutipan teori, melainkan analisis terhadap sejauh mana ilmu pengetahuan telah berkembang hingga titik paling mutakhir.

Panduan Penulisan dan Standar Institusional di Universitas Indonesia

Universitas Indonesia (UI) menetapkan standar penulisan karya akhir yang sangat ketat, terutama melalui Pedoman Teknis Penulisan Tugas Akhir Mahasiswa Universitas Indonesia Tahun 2017. Dalam tradisi akademik UI, tinjauan pustaka tidak hanya berfungsi sebagai landasan teoretis tetapi juga sebagai sarana penjabaran analisis yang dilakukan penulis terkait teori-teori yang mendasari penelitian.

Sistematika dan Kriteria Kebaharuan di UI

Pada program doktor di UI, penilaian disertasi mencakup tinjauan pustaka yang relevan dan komprehensif sebagai salah satu pilar utama. UI menekankan pentingnya kesinambungan antara tujuan penelitian dengan hasil riset yang dicapai. Kebaharuan riset divalidasi melalui kewajiban publikasi ilmiah di jurnal internasional bereputasi bagi mahasiswa doktor melalui jalur riset, di mana mereka harus menyerahkan bukti pengajuan atau publikasi sebagai syarat sidang promosi.

Standar Teknis Penulisan UI

Format penulisan di UI diatur untuk memastikan keseragaman dan profesionalitas naskah. Penggunaan kertas HVS 80 gr/m2 dengan ukuran A4 menjadi standar wajib, dengan pengaturan margin dan penomoran halaman yang spesifik untuk memudahkan pembacaan dan penjilidan.

Parameter Teknis UI

Ketentuan Standar

Jenis Huruf Times New Roman, 12 pt.
Spasi 1,5 (untuk naskah utama) dan tunggal (untuk abstrak/kutipan panjang).
Margin Atas: 3 cm, Bawah: 2,5 cm, Kiri: 4 cm, Kanan: 2,5 cm (umum).
Warna Sampul Cokelat (Magister dan Doktor), Putih (Sarjana).
Penomoran Halaman Angka Romawi kecil (bagian awal), Angka Latin (bagian isi).

Panduan Penulisan dan Tradisi Riset Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada (UGM) memiliki pendekatan yang sangat sistematis dalam membedakan keaslian penelitian dengan kebaharuan, terutama pada fakultas-fakultas berbasis sains dan teknik. Buku Panduan Pascasarjana UGM 2023 menekankan bahwa naskah disertasi harus menunjukkan kemandirian peneliti dalam mengembangkan riset yang bermanfaat bagi kemanusiaan serta mendapatkan pengakuan internasional.

Keaslian vs. Kebaharuan di UGM

Dalam usulan penelitian disertasi di UGM, peneliti wajib mencantumkan subbab khusus mengenai keaslian dan kebaharuan penelitian dalam Bab Pendahuluan. Keaslian penelitian (originality) digunakan untuk menunjukkan bahwa masalah yang dihadapi belum pernah dipecahkan atau baru terpecahkan sebagian oleh peneliti sebelumnya, sering kali divisualisasikan melalui peta jalan (road map) penelitian. Sementara itu, kebaruan (novelty) fokus pada temuan-temuan baru yang akan diperoleh, baik berupa data, produk, metode, maupun rekomendasi yang berbeda dari temuan terdahulu

Spesifikasi Teknis UGM
UGM menetapkan aturan penulisan yang sangat detail, termasuk cara pengejaan bilangan di awal kalimat dan penggunaan satuan sistem internasional (SI). Hal ini mencerminkan ketelitian akademik yang diharapkan dari seorang peneliti pada level pascasarjana.

Elemen Teknis UGM Detail Ketentuan 1
Jenis Huruf Arial 11 pt (Umum) atau Times New Roman 12 pt (Tergantung Fakultas).
Margin Kertas Atas: 4 cm, Kiri: 4 cm, Bawah: 3 cm, Kanan: 2,5 cm atau 3 cm.
Referensi Minimal Disertasi minimal 80 pustaka dengan penekanan pada jurnal terbaru.
Format Tabel Tanpa garis vertikal, nomor dan judul di atas tabel.
Bahasa Indonesia baku, istilah asing dicetak miring (italics).

Paradigma Baru Penulisan Karya Ilmiah di Institut Pertanian Bogor
Institut Pertanian Bogor (IPB) telah melakukan langkah progresif melalui peluncuran Buku Pedoman Penulisan Karya Ilmiah (PPKI) Edisi ke-4 pada tahun 2019. Paradigma baru ini mengalihkan fokus dari ketebalan halaman menuju kualitas substansi dan efisiensi komunikasi ilmiah.

Efisiensi dan Relevansi di IPB
Berbeda dengan pola tradisional yang sering kali menentukan jumlah halaman minimum, IPB kini menekankan bahwa karya ilmiah harus cermat, ringkas, dan jelas. Rujukan yang digunakan tidak perlu berjumlah banyak asalkan sangat relevan dan bermutu tinggi. Hal ini bertujuan untuk mencegah perilaku plagiarisme dan memicu kreativitas menulis melalui argumen yang kuat menggunakan pustaka acuan pilihan.

Penekanan pada Novelty untuk Doktor

Bagi mahasiswa doktor di IPB, aspek kebaruan menjadi penekanan utama dibandingkan skripsi atau tesis. Tingkat kajian dalam disertasi harus lebih mendalam dan spesifik dalam menghadirkan temuan baru yang berorientasi pada paten atau teknologi tepat guna. IPB juga mewajibkan publikasi setidaknya satu artikel pada jurnal ilmiah bereputasi sebagai syarat kelulusan.

Parameter IPB

Standar PPKI Edisi 4

Fokus Utama Kebaruan (Novelty) dan orisinalitas riset.
Kriteria Rujukan Relevan dan bermutu (prioritas pada kualitas, bukan kuantitas).
Struktur Abstrak Satu paragraf, maksimal 200-250 kata, dwibahasa.
Etika Penelitian Penekanan keras pada pencegahan fabrikasi, falsifikasi, dan plagiarisme.
Format Judul Times New Roman 14 pt, kapital, maksimal 3 baris.

Strategi Penentuan State of the Art dan Kebaharuan di Institut Teknologi Bandung

Institut Teknologi Bandung (ITB) memiliki tradisi yang kuat dalam mendefinisikan State of the Art sebagai “Garis Depan Pengetahuan” (front line of knowledge). Mahasiswa doktor di ITB diwajibkan untuk mengelaborasikan hasil peneliti terdahulu sedemikian rupa sehingga memberikan gambaran yang jelas mengenai batas-batas pengetahuan yang ada.

Elaborasi dalam Abstrak Disertasi ITB

Salah satu ciri khas ITB adalah format abstrak disertasi yang cukup panjang (500-800 kata). Abstrak ini harus memuat secara komprehensif permasalahan, metode, pembuktian hipotesis, serta perbandingan hasil penelitian dengan hasil penelitian serupa yang sudah ada sebelumnya. Penjelasan mengenai kebaruan dan orisinalitas riset harus dinyatakan secara gamblang dalam abstrak ini untuk menunjukkan sumbangan penelitian terhadap khazanah ilmu pengetahuan.

Teknis Pengetikan Bolak-Balik di ITB

ITB menerapkan kebijakan pencetakan naskah secara bolak-balik (dua muka) untuk efisiensi, yang memerlukan pengaturan margin cermin (mirror margins). Hal ini menuntut ketelitian teknis dalam pengaturan halaman ganjil dan genap agar saat dijilid, teks tetap berada dalam posisi yang proporsional.

turan Teknis ITB

Ketentuan Spesifik

Metode Cetak Bolak-balik (Dua muka/sisi).
Margin Ganjil Kiri: 4 cm, Atas/Kanan/Bawah: 3 cm.
Margin Genap Kanan: 4 cm, Atas/Kiri/Bawah: 3 cm.
Font & Spasi Times New Roman 12 pt, Jarak baris 1,5 spasi.
Keywords Maksimal 7 kata, diambil dari isi abstrak (bukan tubuh teks).

Mekanisme Identifikasi Gap dan Novelty dalam Praktik Penulisan

Penyusunan SoTA yang baik memerlukan tahapan identifikasi yang tidak linier. Peneliti harus terus-menerus memperbarui pembacaannya seiring dengan kemajuan laporan risetnya. Terdapat tiga cara utama yang lazim digunakan oleh mahasiswa dan dosen di Indonesia untuk menentukan SoTA dan kebaharuan dalam usulan penelitian mereka :

  1. Analisis Data dan Hasil Penelitian Sebelumnya: Peneliti melakukan tinjauan mendalam terhadap temuan riset terdahulu hingga menemukan adanya kekurangan atau ketidaksesuaian dengan kondisi terkini.
  2. Modifikasi Metode Penelitian: Jika metode sebelumnya dirasa memiliki kelemahan atau keterbatasan akurasi, peneliti dapat menawarkan modifikasi metode atau penggunaan metode baru yang lebih efektif untuk konteks masalah yang sama.
  3. Pengembangan Domain Baru: Menerapkan teori atau metode yang sudah mapan pada populasi, situs, atau fenomena baru yang belum pernah dieksplorasi oleh peneliti lain.

Pemanfaatan alat bantu digital menjadi keniscayaan dalam riset kekinian. Aplikasi seperti Publish or Perish digunakan untuk mendata dokumen-dokumen yang relevan secara masif, sementara Vosviewer membantu dalam teknik analisis bibliometrik untuk memetakan kebaruan penelitian secara visual.

Urgensi State of the Art dalam Pencegahan Pelanggaran Akademik

Keberadaan SoTA bukan hanya untuk gaya penulisan ilmiah, melainkan berfungsi sebagai benteng perlindungan etika bagi peneliti. Terdapat tiga hal utama yang dicegah melalui penyusunan SoTA yang komprehensif :

  • Mencegah Duplikasi: Memastikan bahwa penelitian yang diusulkan tidak menjiplak penelitian orang lain secara identik. Mengingat pengembangan IPTEK sulit tercapai jika riset hanya dilakukan berulang untuk hasil yang sama.
  • Mencegah Plagiarisme Ide: State of the Art menjadi bukti bahwa peneliti tidak mencuri ide orang lain, melainkan telah melakukan kajian mendalam untuk memposisikan gagasannya sendiri secara jujur.
  • Mencegah Redundansi Penelitian: Menghindari penyimpanan atau penyajian data yang sama secara berulang-ulang tanpa memberikan interpretasi atau nilai tambah baru.

Institusi seperti Universitas Syiah Kuala (USK) dan Universitas Hasanuddin (Unhas) mewajibkan adanya lembar pernyataan keaslian penelitian bermaterai sebagai bentuk komitmen hukum dari mahasiswa bahwa karya tersebut benar-benar asli dan bukan hasil plagiasi. Pelanggaran terhadap komitmen ini dapat berakibat pada pembatalan gelar akademik bahkan setelah mahasiswa lulus.

Perbandingan Hierarki Penulisan di Berbagai Kampus

Setiap universitas di Indonesia memiliki preferensi sistem penomoran dan penulisan subbab yang mencerminkan karakteristik disiplin ilmunya. Sebagai contoh, Universitas Andalas (Unand) pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis menggunakan model kombinasi sentral dan pinggir kiri untuk pengaturan bab dan subbab, yang memberikan kesan struktur yang sangat terorganisir bagi pembaca.

Universitas Model Penomoran Bab/Subbab Contoh Penulisan Sub-tingkat
Unand (FEB) Kombinasi Sentral dan Pinggir Kiri BAB I, I, 1.1, 1.1.1, 1.1.1.1.
UGM Bertingkat Angka/Huruf BAB I, A, 1, a, 1).
ITB Berbasis Style Word Processor Judul Bab, Judul Sub1, Judul Sub2.
USK Disesuaikan dengan Bab Tabel 1.1 (Bab I), Tabel 2.1 (Bab II).

State of the Art dalam Konteks Kenaikan Jabatan Akademik (PO-PAK)

Bagi para akademisi dan peneliti profesional di Indonesia, State of the Art juga menjadi elemen krusial dalam penilaian angka kredit (PO-PAK) untuk kenaikan jabatan fungsional dosen. Dalam proposal hibah penelitian yang dikelola oleh Kemendikbudristek, pemaparan SoTA yang detail hingga penemuan gap penelitian menjadi syarat mutlak untuk mendapatkan pendanaan. Tanpa SoTA yang kuat, sebuah proposal dianggap tidak memiliki inovasi yang menarik dan tidak relevan dengan isu-isu terkini, sehingga peluang untuk didanai menjadi sangat kecil.

SOTA dan penelitian yang Relevan Letaknya dimana?  

Berdasarkan panduan penulisan di berbagai universitas besar di Indonesia, berikut adalah penempatan standar untuk State of the Art (SoTA) dan Penelitian Relevan:

1. Penelitian Relevan (Penelitian Terdahulu)

Penempatan: Bab II (Tinjauan Pustaka / Kajian Pustaka / Kajian Literatur)

  • Secara umum, penelitian relevan diletakkan pada Bab II untuk membangun landasan teori dan memperlihatkan evolusi topik penelitian.

  • Di universitas seperti UI, ITB, Unpad, dan Undip, subbab “Penelitian Terdahulu” atau “Tinjauan Literatur” adalah tempat utama untuk merinci studi-studi sebelumnya.

  • Pada bagian ini, peneliti biasanya menggunakan matriks atau tabel sintesis untuk membandingkan metode, objek, dan hasil penelitian terdahulu.

2. State of the Art (SoTA)

Penempatan: Bab I (Latar Belakang) dan Bab II (Tinjauan Pustaka)

  • Bab I (Pendahuluan/Latar Belakang): SoTA disisipkan di sini untuk menunjukkan “garis depan pengetahuan” dan mengidentifikasi adanya kesenjangan (research gap). Hal ini berfungsi sebagai justifikasi mengapa penelitian Anda penting dan berbeda dari yang sudah ada.  Di UGM, keaslian dan kebaruan riset secara eksplisit diwajibkan masuk dalam subbab Latar Belakang di Bab I.

  • Bab II (Tinjauan Pustaka): SoTA dipaparkan kembali secara lebih mendalam sebagai hasil analisis kritis dari penelitian-penelitian terdahulu yang sudah dirinci. Di ITB, SoTA diuraikan dalam Kajian Pustaka untuk memperjelas posisi penelitian kandidat doktor terhadap pencapaian ilmu pengetahuan saat ini.

  • Bab IV (Pembahasan): Khusus pada jenjang disertasi di beberapa kampus seperti Unpad (Ekonomi), aspek kebaruan (novelty) dibahas kembali secara mendalam pada Bab IV untuk menunjukkan kontribusi nyata temuan penelitian terhadap teori yang ada.

Ringkasan Penempatan

Komponen Penempatan Utama Fungsi Strategis
Penelitian Relevan Bab II Menjabarkan daftar dan detail studi terdahulu sebagai referensi.
State of the Art Bab I & Bab II Menganalisis pencapaian tertinggi saat ini untuk memunculkan gap penelitian.
Kebaharuan (Novelty) Bab I & Bab IV Menyatakan kontribusi orisinal peneliti sebagai solusi atas gap.

 

DAFTAR BACAAN/REFERENSI

luk.staff.ugm.ac.id PEDOMAN PENULISAN TUGAS AKHIR, TESIS DAN DISERTASI – Universitas Gadjah Mada Terbuka di jendela baru

id.scribd.com Pedoman Penulisan TA-Tesis-Disertasi DTSL FT UGM 2019 PDF – Scribd Terbuka di jendela baru

simak.ipb.ac.id Pedoman Penulisan Karya Ilmiah Tugas Akhir … – Simak IPB Terbuka di jendela baru

duniadosen.com State of The Art dalam Penelitian dan 3 Cara Menentukannya – Dunia Dosen Terbuka di jendela baru

repository.unikom.ac.id REVIEW LITERATUR – Repository UNIKOM Terbuka di jendela baru

kompasiana.com Diskursus State of The Art Disertasi Halaman all – Kompasiana.com Terbuka di jendela baru

media.neliti.com Kajian Literatur : Referensi Kunci, State Of Art, Keterbaruan Penelitian (Novelty) Terbuka di jendela baru

researchgate.net (PDF) Key References, State of the Art, and Novelty in Carrying Out Language Research Terbuka di jendela baru

ejournal.an-nadwah.ac.id kajian literatur dalam menyusun referensi kunci Terbuka di jendela baru

journal.unindra.ac.id Referensi Kunci, State of the Art, dan Novelty dalam Pelaksanaan Penelitian Bahasa – Journal Unindra Terbuka di jendela baru

dian-nafi.com Beda Literature Review, Landasan Teori, State of Art dan Kerangka Konsep – dian nafi Terbuka di jendela baru

deepublishstore.com Penelitian Terdahulu: Tabel, Cara Membuat dan Contoh – Deepublish Store Terbuka di jendela baru

id.scribd.com Matriks Penelitian Terdahulu Laporan Keuangan | PDF – Scribd Terbuka di jendela baru

penerimaan.ui.ac.id Persyaratan Pendaftaran Program Studi — S3 Jalur SIMAK Periode 2023/2024 Semester 1 – Penerimaan UI Terbuka di jendela baru

feb.ui.ac.id PEDOMAN PENULISAN – FEB UI – Universitas Indonesia Terbuka di jendela baru

physics.ui.ac.id Pedoman Penyelesaian Disertasi di Fakultas Matematika dan Ilmu … Terbuka di jendela baru

web.faperta.ugm.ac.id PANDUAN PENULISAN TESIS & DISERTASI PASCASARJANA – Universitas Gadjah Mada Fakultas Pertanian Terbuka di jendela baru

dik.fkt.ugm.ac.id buku panduan – penulisan usulan penelitian, disertasi dan … Terbuka di jendela baru

dit.usk.ac.id PANDUAN PENULISAN PROPOSAL PENELITIAN DAN DISERTASI … Terbuka di jendela baru

skhb.ipb.ac.id 96 Pedoman Penulisan Karya Ilmiah supported by www.ipbpress.com – SKHB Terbuka di jendela baru

fa.itb.ac.id tulis judul proposal disertasi pada bagian ini – Institut Teknologi Bandung Terbuka di jendela baru

id.scribd.com Panduan Penulisan Disertasi ITB | PDF | Seni – Scribd Terbuka di jendela baru

id.scribd.com Pedoman Proposal Penelitian Disertasi | PDF – Scribd Terbuka di jendela baru

fa.itb.ac.id TULIS JUDUL DISERTASI PADA BAGIAN INI (JENIS HURUF TIMES NEW ROMAN, HURUF KAPITAL, UKURAN HURUF 14, CETAK TEBAL, UKURAN SPASI 1) – Sekolah Farmasi ITB Terbuka di jendela baru

id.scribd.com Format Tesis dan Disertasi Unhas | PDF – Scribd Terbuka di jendela baru

pasca.feb.unand.ac.id PEDOMAN PENULISAN DISERTASI – Universitas Andalas Terbuka di jendela baru

kepegawaian.polije.ac.id Pedoman Operasional Penilaian Angka Kredit Kenaikan Jabatan Akademik/Pangkat Dosen | Kepegawaian Politeknik Negeri Jember Terbuka di jendela baru